Powered by Blogger.

clock

Blogroll

About

Blogger templates

Search This Blog

Blogger news

RSS



Bagi Pencinta Bola, ini berita menarik. Derbi "El Clasico" antara Real Madrid dan Barcelona dianggap salah satu derbi terbesar dan terpanas sedunia. Keduanya klub terkaya, juga puya persaingan panas secara permainan, sosial, bahkan politik.
Latar belakang masa lalu tak pernah bisa dilepaskan dari partai ini. Madrid dianggap representasi kerajaan atau pemerintah di bawah Jenderal Franco. Sementara Barcelona dianggap pemberontak dan jadi representasi semangat separatisme Catalan. Berikut ada lima hal yang menyangkut kedua klub tersebut.

1. Cules dan Merengues Suporter Barcelona sering disebut Cules, sedangkan Real Madrid terkenal dengan sebutah Merengues. Kenapa bisa?
Saat Barcelona masih bermain di Stadion Calle Industria, penonton berjubel melebihi kapasitas. Sehingga, banyak yng duduk di tembok stadion yang mengelilingi lapangan. Orang-orang yang lewat hanya bisa melihat pantat-pantat dan punggung mereka. Maka, suporter Barcelona pun akhirnya populer dengan sebutan Cules yang dalam bahasa Catalan berarti pantat.
Sedangkan Madrid identik dengan warna serbaputih. Mereka pun disebut Merengues, karena mengingatkan puding yang dibuat dari putih telur dan gula yang bernama "Meringues".

2. El Cangelo de Barcelona Pada tahun-tahun terakhir, media Madrid sering menyebut Barcelona menjadi korban teror Madrid. Mereka seolah ketakutan hingga seperti kaku, karena Madrid bisa tiba-tiba menyerobot gelar juara.
Tahun 2007, Barcelona memimpin sejak awal kompetisi. Namun, tim yang waktu itu ditangani Fabio Capello itu sukses merebut gelar di saat-saat akhir. Musim ini, media Madrid juga sering menyebut Barcelona "El Canguelo" yang berarti mayat kaku (saking takutnya), karena Madrid akan terus menteror mereka untuk merebut gelar. Dalam dual Liga Chamions, media di Madrid sering menggunakan istilah "Eurocanguelo".

3. La Manita Kemenangan Barcelona 5-0 atas Madrid pada pertemuan pertama Liga BBVA 2010-11, November lalu, membuat para penonton melambaikan tangan dengan lima jari terbuka. Mereka ingin menegaskan kemenangan 5-0 yang sangat berarti.
Maka, kemudian muncullan istilah "La Manita" yang berarti tangan kecil. Istilah itu sering dimunculkan media Barcelona sebagai ejekan kepada Madrid. Jika pada akhir kompetisi Liga BBVA kedua tim memiliki nilai sama, maka Barcelona akan tampil sebagai juara. Sebab, Barca unggul head to head 6-1, setelah pada pertemuan kedua di Santiago Bernabeu berakhir 1-1.

4. Villarato Teori konspirasi menyangkut "El Clasico" tak pernah reda dalam sejarah persaingan Barcelona dan Real Madrid. Dulu, Madrid dianggap selalu dibela, terutama oleh wasit, karena pengaruh penguasa Jenderal Franco yang mencintai Madrid. Kini, giliran Barcelona yang dituduh menjadi tim yang selalu dibela.
IStilah Villarato muncul sebagai plesetan nama Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Angel Maria Villar. Barcelona sangat mendukung Villar untuk menjadi Presiden RFEF lagi, sementara Madrid menentangnya. Villar tetap berkuasa dan Madrid menuduhnya sering membantu Barcelona lewat pemilihan wasit. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, pernah menyinggung hal ini.

5. Mes que un club Barcelona memiliki slogan "More than a club" (Lebih dari sekadar klub sepak bola). Sikap ini membuat "El Clasico" juga jadi dianggap lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. Apalagi, Barca adalah simbol Catalan yang selalu ingin merdeka. Bahkan, Catalan punya timnas sepak bola sendiri dan lagu kebangsaan sendiri.
Bahkan, masih sering dijumpai, pendukung Barcelona membentangkan spanduk berbunyi, "Catalonia is not Spain". Mereka tak mau mengakui sebagai bagian dari Spanyol. Mereka juga serinig menyanyikan lagu kebangsaan Catalan setiap bertemu Madrid.
Suporter Madrid biasanya akan merespons dengan menyanyikan lagu kebangsaan Spanyol, "Que Viva Espana". Perang lagu kebangsaan ini juga terjadi pada final Cpa del Rey di Stadion Mestalla baru lalu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

read comments


Cristiano Ronaldo


Cristiano Ronaldo
Cristiano Ajax.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkapCristiano Ronaldo dos Santos Aveiro
Tanggal lahir5 Februari 1985 (umur 27)
Tempat lahirFunchalMadeiraPortugal
Tinggi1.86 m (6 ft 1 in)[1]
Posisi bermainSayap kiriPenyerang
Informasi klub
Klub saat iniReal Madrid
Nomor7
Karier junior
1993—1995Andorinha
1995—1997Nacional
1997—2001Sporting Lisboa
Karier senior*
TahunTimTampil(Gol)
2001—2003Sporting Lisboa25(3)
2003—2009Manchester United196(84)
2009—kiniReal Madrid117(126)
Tim nasional
2001—2002Portugal U-179(6)
2003Portugal U-205(1)
2002—2003Portugal U-216(3)
2004Portugal U-233(1)
2003—kiniPortugal100(37)
Cristiano RonaldoOIH (lahir di FunchalMadeiraPortugal5 Februari 1985; umur 27 tahun) merupakan seorang pemain sepak bola Portugal. Ia dapat berposisi sebagai bermain sebagaisayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Saat ini ia bermain untuk tim SpanyolReal Madrid dan untuk tim nasional Portugal. Sebelum bermain untuk Real Madrid, ia pernah bermain diSporting Lisboa dan Manchester United. Pemain yang kerap bernomor punggung 7 di lapangan hijau ini juga akrab dengan sebutan CR7, gabungan dari inisial namanya dengan nomer punggungnya.
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 18:49, 16 December 2012 (UTC).

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 20:20, 16 October 2012 (UTC)

Daftar isi

  [sembunyikan

[sunting]Kehidupan pribadi

Ronaldo lahir di Madeira, Portugal, anak dari Maria Dolores dos Santos Aveiro dan José Dinis Aveiro. Dia memiliki kakak laki-laki bernama Hugo, dan dua kakak perempuan, Elma dan Liliana Cátia. Liliana Bekerja sebagai penyanyi dengan nama panggung "Ronalda" di Portugal.[rujukan?] Nama kedua yang diberikan kepada Cristiano ("Ronaldo") relatif langka di Portugal.[rujukan?]Pada tanggal 3 Juli 2010, Cristiano mengumumkan bahwa dia telah menjadi ayah dari seorang anak bernama Cristiano, dan dia menyatakan bahwa anaknya adalah hak asuh penuh Ronaldo.

[sunting]Karier

[sunting]Junior

Cristiano bergabung dengan Andorinha (1993—1995), Nacional (1995—1997), dan Sporting Lisboa (1997—2001) pada masa junior.

[sunting]Klub

[sunting]Sporting Lisboa

Cristiano pernah bermain untuk Sporting Lisboa pada 2001—2003 dengan nomor punggung 28. Ia bermain 25 kali dan mencetak 3 gol. Pada pertengahan musim panas 2003, Sporting Lisboa mengadakan pertandingan persahabatan melawan Manchester United dengan skor akhir Sporting 3-1 M.U., sebuah kekalahan yang mengejutkan bagi sebuah klub raksasa Inggris sekaliber Manchester United. Lebih jauh lagi kemenangan ini semua didalangi oleh permainan cemerlang dari Cristiano Ronaldo muda dari Sporting, membuat para pemain Manchester United mendesak Sir Alex Ferguson, pelatih mereka, untuk segera merekrut pemain muda brilian tersebut.

[sunting]Manchester United

Dari apa yang terjadi sejak pertandingan persahabatan itu, Ronaldo pun didatangkan ke Manchester United. Sebelum ia bermain untuk klub itu, Sir Alex Ferguson bertanya pada Ronaldo angka berapa nomor punggung yang diharapkannya. Cristiano Ronaldo menjawab 28, karena itu adalah nomor favoritnya. Namun Sir Alex Ferguson malah berkata tidak, mulai sekarang nomor punggungnya adalah 7. Di Manchester United, penyandang nomor punggung 7 secara turun temurun adalah pemain legendaris yang membawa Manchester United ke puncak kejayaannya, dan Sir Alex Ferguson memberikan nomor punggung keramat itu sebagai wujud penghargaannya kepada talenta brilian yang dimilikinya. Ia bermain 196 kali dan mencetak 84 gol.

[sunting]Real Madrid

Pada 1 Juli 2009, ia pindah ke Real Madrid, klubnya saat ini, dengan memecahkan rekor transfer sebesar 80 juta poundsterling, yang menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarahsepak bola. Ia telah bermain 81 kali dan mencetak 87 gol untuk Real Madrid. Pada musim La Liga 2010/2011, Ronaldo mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga dalam 1 musim, sejumlah 40 gol.[2]

[sunting]Internasional

Ronaldo bersama Lionel Messi, Februari 2011
Cristiano telah bermain untuk berbagai tingkatan usia tim nasional Portugal, yaitu U-17, U-20, U-21, dan U-23. Ia mulai dipanggil ke tim nasional Portugal sejak tahun 2003. Ia telah bermain setidaknya 100 kali untuk tim nasional senior, dan mencetak 37 gol.
Ia termasuk dalam skuat Portugal pada Piala Eropa 2004Olimpiade Athena 2004Piala Dunia 2006Piala Eropa 2008, dan Piala Dunia 2010.

[sunting]Gelar

[sunting]Klub

Manchester United
Real Madrid
2010–11
2011–12
2012

[sunting]Individual

2004
2004
20042005
2006–07
2003–042006–072007–082008–092009–10
2003–04, 2006–07, 2007–08
2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012
2006–07
2006–072007–08
2006–072007–08
2005–062006–072007–082008–09
  • Pemain Sepak Bola versi FWA: 2
2006–072007–08
  • Pemain Pilihan Barclays: 2
2006–072007–08
November 2006Desember 2006Januari 2008Maret 2008
2007–08
  • Penghargaan Jasa Barclays: 1
2007–08
2007–08
2007–082010–11
2007–08
2007–08
2007–08
2008
2008
2008
2008
  • Pemain Terbaik Dunia World Soccer: 1
2008
2009
2010–11
2010–11

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

read comments